وَمَثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِّنْ أَنفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَآتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِن لَّمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ


Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat. [Al Baqarah: 265]

RELAWAN OPERATOR

Sebagai relawan, kami memang harus siap dalam kondisi apa saja. Relawan itu bukan tak bernilai, tapi memang tak ternilai, demikian yang pernah disampaikan. Urusan kesejahteraan, biarkanlah kami lebih memilih makan sinkong dalam kenyataan, daripada makan roti dalam alam hayalan.

(Tanya Jawab seputar aplikasi pendataan) DAPODIKDAS 2015 / dapodikdas v 3.02


3.01  - 3.02
1. Update versi terbaru apa harus menggunakan installer 3.02?
Iya,  karena  untuk  periode  semester      2   tahun  ajaran    2014/2015
menggunakan versi 3.02.
2. Apakah ada versi patch 3.02?
tidak  ada,  karena  untuk  mengupdate  versi  aplikasi  menggunakan
fresh installer
3. Dimana saya unduh installer 3.02
untuk unduh aplikasi terbaru bisa di lihat di website

Manual Aplikasi Dapodikdas v 3.02 dan installer (Gampang Download)

Download Aplikasi Dapodikdas v 3.02 di sini  (Gampang)
Download manual Aplikasi Dapodikdas v 3.02 di sini  (Gampang)
Download Aplikasi Dapodikdas v 3.02 dari website resmi di sini

UJIAN SEKOLAH PENENTU KELULUSAN SISWA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sudah rampung membuat standar operasional prosedur (SOP) Ujian Nasional (Unas) 2015. Di antara isinya adalah kelulusan siswa ditetapkan berdasarkan hasil ujian sekolah. Penilaian oleh guru menjadi berjalan dengan baik. Sistem penentu kelulusan yang baru itu, disambut baik oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Ketua Umum PGRI Sulistyo mengatakan, pengembalian keputusan penilaian kelulusan kepada guru atau sekolah seakan pertanda guru-guru kini sudah merdeka. "Sudah lama guru-guru tidak merdeka. Merdeka untuk urusan penilaian kelulusan siswa," katanya di Jakarta kemarin.