وَمَثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِّنْ أَنفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَآتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِن لَّمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ


Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat. [Al Baqarah: 265]

RELAWAN OPERATOR

Sebagai relawan, kami memang harus siap dalam kondisi apa saja. Relawan itu bukan tak bernilai, tapi memang tak ternilai, demikian yang pernah disampaikan. Urusan kesejahteraan, biarkanlah kami lebih memilih makan sinkong dalam kenyataan, daripada makan roti dalam alam hayalan.

VIP-kan Guru-guru Kita!

Oleh: Anies Baswedan
Berapa jumlah guru yang masih hidup?” itu pertanyaan Kaisar Jepang sesudah bom atom dijatuhkan di tanah Jepang.
Kisah itu beredar luas. Bisa jadi itu mitos, tetapi narasi itu punya konteks yang valid: pemimpin ”Negeri Sakura” itu memikirkan pendidikan sebagai soal amat mendasar untuk bangkit, menang, dan kuat. Ia sadar bukan alam yang membuat Jepang menjadi kuat, melainkan kualitas manusianya. Pendidikan jangan pernah dipandang sebagai urusan sektoral. Pendidikan adalah urusan mendasar bangsa yang lintas sektoral. Hari ini 53 persen penduduk bekerja kita hanya tamat SD atau lebih rendah, yang berpendidikan tinggi hanya 9 persen. Pendidikan bukan sekadar bersekolah, melainkan fakta itu gambaran menampar yang membuat kita termenung.

Surat Terbuka untuk Bapak Menteri Pendidikan Tercinta

Saat surat ini ditulis, kami berharap pak menteri baik-baik saja. Semoga Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan selalu dikaruniai kesehatan lahir dan batin, supaya dapat melaksanakan tugas dengan baik, agar bisa mengemban amanah sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ditengah silang-sengkarutnya masalah yang menimpa dunia pendidikan kita.
Bapak Menteri Pendidikan yang Terhormat,
Perkenalkan, saya adalah seorang guru sekolah dasar dari sebuah kampung terpencil yang

UJIAN SEKOLAH PENENTU KELULUSAN SISWA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sudah rampung membuat standar operasional prosedur (SOP) Ujian Nasional (Unas) 2015. Di antara isinya adalah kelulusan siswa ditetapkan berdasarkan hasil ujian sekolah. Penilaian oleh guru menjadi berjalan dengan baik. Sistem penentu kelulusan yang baru itu, disambut baik oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Ketua Umum PGRI Sulistyo mengatakan, pengembalian keputusan penilaian kelulusan kepada guru atau sekolah seakan pertanda guru-guru kini sudah merdeka. "Sudah lama guru-guru tidak merdeka. Merdeka untuk urusan penilaian kelulusan siswa," katanya di Jakarta kemarin.

AGENDA DAPODIK 2014 tiwulan 3 dan 4



Tanggal 1-15 September 2014 : Periode Pengolahan Data Triwulan 3
Hasil pengolahan akan menentukan :
Guru bersertifikat pendidik yang dapat di SK-kan untuk mendapatkan hak bayar pada Triwulan 3 (Juli – Oktober 2014) namun belum di SK kan pada periode sebelumnya.
Guru yang sudah mendapat SKTP Pada Triwulan 1 dan Triwulan 2, namun kehilangan haknya pada Triwulan 3 akibat hal hal tertentu.
Guru yang telah mendapatkan Tunjangan Fungsional untuk semester 1 namun kehilangan haknya pada semester dua (menjadi PNS, sertifikasi, dan lain-lain).
Guru yang telah menerima Tunjangan Kualifikasi pada semester 1 namun kehilangan haknya pada semester 2 karena sebab tertentu (misalnya sudah lulus S1)

Info Bidang MOBANG Kota : Pembelajaran Kurikulum 2013 SD pada aplikasi Dapodikdas 3.0

Sekolah Dasar
Pembelajaran Kurikulum 2013 pada Sekolah Dasar secara umum adalah sebagai berikut :
Kelas 1

Tugas JJM Jenis JJM
Guru Kelas 22 Wajib
PJOK 4 Wajib
Guru Agama 4 Wajib
Jumlah 30
Untuk memenuhi kewajiban 24 Jam, Guru Kelas 1 diperbolehkan menambah 2 Jam Pelajaran untuk pendalaman materi.

Kelas 2

Tugas JJM Jenis JJM
Guru Kelas 24 Wajib
PJOK 4 Wajib
Guru Agama 4 Wajib
Jumlah 32

Himbauan Wajib dan petunjuk pengisian pelaporan Buku Kurikulum 2013 di vervalsp


Atas Surat Himbauan dari Bapak Wamendikbud terkait Buku Kurikulum 2013,


Sekolah diharapkan untuk mengisi instrumen pelaporan melalui alamat :


Terima Kasih


Berikut Surat edaran dan Petunjuk Pengisian pelaporan Buku Kurikulum 2013 di http://vervalsp.data.kemdikbud.go.id/laporan/  :


  1. Surat Himbauan 
  2. petunjuk pengisian

Bagaimanakah seharusnya guru BK dan TIK di Dapodik agar SKTPnya tidak bermasalah??

Info dr om nazarudin kompeten
Membahas tentang bagaimana seharusnya GURU BK dan TIK di tempatkan di dapodikdas, menurut peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan yang terbaru guru TIK kedudukannya sama dengan dengan GURU BK, yaitu membina dan membimbing siswa minimal 150 orang siswa yang ekwivalen dengan 24 jam, jumlah minimal 150 orang siswa ini diperlukan agar tunjangan profesinya bisa dibayarkan. 

Secara teori sebenarnya mudah menentukan seorang Guru BK atau TIK itu bisa memenuhi batas minimum siswa atau tidak, cukup dengan melihat jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut. 

Teorinya memang demikian, tapi kenyataanya kenapa masih ada guru BK yang harus terbit SKTPnya di akhir semester?..